
Perusahaan Inggris ZeroUSV secara resmi memperkenalkan Oceanus17, kapal permukaan nirawak terbesar yang pernah dikembangkannya hingga saat ini.
Setelah menyelesaikan proses pembangunan dan lulus uji penerimaan pabrik, kendaraan tersebut akan memasuki tahap akhir pemasangan peralatan sebelum memulai operasinya. Proyek ini merupakan kemajuan penting dalam pengembangan kapal otonom yang dirancang untuk misi berdurasi panjang.

Dengan panjang 17 meter, Oceanus17 jauh lebih besar dibandingkan model perusahaan sebelumnya. Kapal ini dapat berlayar selama lebih dari 50 hari tanpa perlu mengisi bahan bakar atau menjalani perawatan, menempuh jarak lebih dari 5.000 mil laut, dan mengangkut muatan hingga empat ton. Karakteristik tersebut secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk menjalankan operasi militer, ilmiah, dan komersial di laut lepas.

Kapal baru ini juga dirancang untuk menawarkan fleksibilitas operasional yang tinggi. Kompartemen kargonya mengikuti standar internasional kontainer ISO, sehingga memungkinkan penggantian modul dengan sensor, peralatan komunikasi, atau instrumen penelitian secara cepat sesuai dengan kebutuhan misi. Selain itu, kapal ini memiliki sistem pasokan listrik khusus untuk mengoperasikan perangkat tersebut selama periode operasi yang panjang.

Navigasi dilakukan oleh sistem otonom Level 4 yang berbasis perangkat lunak GuardianAI, yang mampu menjalankan hampir seluruh misi tanpa campur tangan terus-menerus dari operator manusia. Ditambah dengan arsitektur redundan pada sistem-sistem penting, yang meningkatkan keamanan jika terjadi kegagalan, Oceanus17 memperkuat strategi ZeroUSV untuk mengembangkan platform berotonomi tinggi bagi misi berkelanjutan di luar cakrawala, guna melayani pelanggan dari sektor pertahanan, komersial, dan ilmiah.
Sumber: Defence Blog | Foto: LinkedIn – ZeroUSV | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
